Selasa, 03 Februari 2009

Arema tersungkur di laga perdana putaran kedua

Tampil di hadapan 40 ribu Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan, Arema harus kembali mengakui keunggulan Persik Kediri setelah pada laga perdana putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 08/09 kalah 1-0. Gol tunggal Persik dicetak bek sekaligus kapten Persik, Hamka Hamzah, ketika pertandingan baru berjalan lima menit.
Pencetak gol: Hamka Hamzah (5′)
Kartu kuning: Ahmad Sembiring (Arema), Usep Munandar, Harianto (Persik)
Susunan pemain:
Arema: 21-Kurnia Meiga, 6-Suroso (c), 16-Ahmad Jufriyanto, 25-Erik Setiawan, 19-Beni Wahyudi, 27-Ahmad Sembiring, 80-Leo Chitescu (9-Dendi Santoso), 14-Arif Suyono, 15-Zulkifli (8-Ranu Tri Sasongko), 20-Souleymane Traore (4-Hendra Ridwan), 13-Patricio Morales, cadangan: 31-M. Yasir, 11-Ahmad Bustomi, 24-Richie, 2-Alex Pulalo
Persik: 1-Achmad Kurniawan, 25-Khusnul Yuli, 18-Usep Munandar, 23-Hamka Hamzah (c) (16-M. Roby), 19-Mahyadi Panggabean, 15-Sulis Budi, 8-Jefri Dwi Hadi, 14-Fadil Sausu (3-Agus Susanto), 12-Harianto, 28-Ronald Fagundes (7-Yongki Ariwibowo), 9-Indrianto Nugroho, cadangan: 27-Wahyudi, 32-Wawan Widiantoro, 45-Suswanto, 77-Aan Pradita

Pelatih Arema, Gusnul Yakin, memainkan dua pemain asing baru yang telah disahkan BLI, Leo Chitescu dan Patricio Morales. Di bawah mistar, kiper muda Arema Kurnia Meiga Hermansyah diberi kesempatan tampil sebagai starter setelah mendapat grasi dari PSSI. Yang unik, Persik menurunkan Achmad Kurniawan sebagai kiper utama yang tidak lain adalah kakak kandung Kurnia Meiga.
Aji Santoso yang tengah dilanda krisis striker hanya menempatkan striker gaek Indrianto Nugroho di lini depan Macan Putih. Persik mencoba memperkuat lini tengah dengan memainkan gelandang senior Harianto dan mantan pemain seleksi Arema, Fadil Sausu.


Pertandingan baru berjalan tiga menit, Arema hampir mencetak gol setelah bola heading Patricio Morales yang memantul tanah hanya mengenai mistar gawang Achmad Kurniawan. Bola rebound gagal dimanfaatkan Leo Chitescu karena tendangannya dari sudut sempit melebar di atas gawang Persik.
Pada menit ke lima, Persik unggul 1-0 setelah kapten tim Hamka Hamzah mencetak gol melalui heading memanfaatkan umpan tendangan penjuru Ronald Fagundes.
Tersentak dengan gol cepat Persik, Arema mencoba meningkatkan serangan melalui Arif Suyono di sayap kanan dan Zulkifli di sektor kiri. Arema mengklaim layak mendapat penalti setelah Leo Chitescu dijatuhkan dan ditarik kaosnya di kotak penalti Persik, namun wasit Alil Rinenggo hanya memberikan tendangan penjuru bagi Arema.
Selang lima menit kemudian, Arema kembali memperoleh peluang namun tendangan bebas kaki kiri Pato dari sektor kiri kotak penalti Persik hanya melambung tipis di sudut kanan atas gawang Achmad Kurniawan.
Wasit Alil Rinenggo mengeluarkan kartu kuning pertama pada pertandingan derby Jatim ini pada gelandang Arema Ahmad Sembiring di menit 18.
Pada menit ke 19, kerjasama apik antara Leo Chitescu, Souleymane Traore, dan Pato gagal diselesaikan dengan sempurna oleh Arif Suyono karena tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti melambung di atas gawang Achmad Kurniawan.
Beberapa menit kemudian, Achmad Kurniawan kembali beraksi menyelamatkan gawang Persik dengan memblok tendangan bebas Pato dan tendangan jarak jauh Achmad Sembiring dari luar kotak penalti Persik.
Di menit 36, Persik hampir menggandakan keunggulan melalui Indrianto Nugroho, namun bola heading mantan striker Persis Solo itu hanya membentur mistar atas gawang Kurnia Meiga.
Sebelum babak pertama berakhir, wasit Alil Rinenggo kembali mengeluarkan kartu kuning, kali ini untuk bek Persik, Usep Munandar yang melanggar keras Patricio Morales pada injury time babak pertama.
Gusnul Yakin melakukan beberapa perubahan di awal babak pertama dengan memasukkan striker Ranu Tri Sasongko menggantikan Zulkifli. Kontribusi pertama Ranu pada debutnya bersama Arema adalah ketika bola headingnya memanfaatkan umpan Souleymane Traore masih melebar di kanan gawang Persik.
Hendra Ridwan juga dimainkan oleh pelatih Gusnul Yakin menggantikan Leo Chitescu yang dianggap belum pada form terbaiknya. Pada sentuhan pertamanya, Hendra melakukan tendangan jarak jauh yang melambung di kiri gawang Persik yang dikawal mantan kiper Arema, Achmad Kurnaiwan.
Hampir sama dengan babak pertama, Persik menerapkan pola bertahan dengan menumpuk pemain di belakang dan sesekali melakukan serangan balik melalui Ronald Fagundes dan Indrianto Nugroho. Rapatnya barisan pertahanan Persik membuat Arema semakin frustasi karena diburu waktu untuk mengejar gol.
Akibatnya, banyak serangan-serangan Arema yang tidak terpola dan mengandalkan umpan-umpan crossing serta tendangan jarak jauh dari Suroso dan Ahmad Sembiring.
Di sisa waktu permainan, Aji Santoso memperkuat lini tengah dan pertahanan Persik dengan memainkan M. Roby dan Agus Susanto. Sedangkan pelatih Gusnul Yakin yang mencoba meningkatkan serangan Arema memainkan striker debutan dari Arema U21, Dendi Santoso.
Masuknya Dendi membuat Arema sedikit lebih agresif di akhir babak kedua, namun pemain-pemain Persik tampak telah unggul konfidensi dan melakukan pertahanan rapat. Hingga akhir pertandingan, Arema gagal mencetak gol penyama kedudukan dan harus mengakui keunggulan Persik sekaligus mencatat kekalahan ketiga di kandang musim ini.
Read More…

Tidak ada komentar: